Kamis, 10 September 2015

Cerita Untuk Motivasi

Suatu hari seorang sahabat saya pergi ke rumah orang jompo atau lebih terkenal dengan sebutan panti werdha bersama dengan teman-temannya. Kebiasaan ini mereka lakukan untuk lebih banyak mengenal bahwa akan lebih membahagiakan kalau kita bisa berbagi pada orang-orang yang kesepian dalam hidupnya.
Ketika teman saya sedang berbicara dengan beberapa ibu-ibu tua, tiba-tiba mata teman saya tertumpu pada seorang opa tua yang duduk menyendiri sambil menatap kedepan dengan tatapan kosong.
Lalu sang teman mencoba mendekati opa itu dan mencoba mengajaknya berbicara. Perlahan tapi pasti sang opa akhirnya mau mengobrol dengannya sampai akhirnya si opa menceritakan kisah hidupnya.
Si opa memulai cerita tentang hidupnya sambil menghela napas panjang. Sejak masa muda saya menghabiskan waktu saya untuk terus mencari usaha yang baik untuk keluarga saya, khususnya untuk anak-anak yang sangat saya cintai. Sampai akhirnya saya mencapai puncaknya dimana kami bisa tinggal dirumah yang sangat besar dengan segala fasilitas yang sangat bagus.
Demikian pula dengan anak-anak saya, mereka semua berhasil sekolah sampai keluar negeri dengan Biaya yang tidak pernah saya batasi. Akhirnya mereka semua berhasil dalam sekolah juga dalam usahanya dan juga dalam berkeluarga.
Tibalah dimana kami sebagai orangtua merasa sudah saatnya pensiun dan menuai hasil panen kami. Tiba-tiba istri tercinta saya yang selalu setia menemani saya dari sejak saya memulai kehidupan ini meninggal dunia karena sakit yang sangat mendadak. Lalu sejak kematian istri saya tinggallah saya hanya dengan para pembantu kami karena anak-anak kami semua tidak ada yang mau menemani saya karena mereka sudah mempunyai rumah yang juga besar. Hidup saya rasanya hilang, tiada lagi orang yang mau menemani saya setiap saat saya memerlukan nya.
Tidak sebulan sekali anak-anak mau menjenguk saya ataupun memberi kabar melalui telepon. Lalu tiba-tiba anak sulung saya datang dan mengatakan kalau dia akan menjual rumah karena selain tidak effisien juga toh saya dapat ikut tinggal dengannya. Dengan hati yang berbunga saya menyetujuinya karena toh saya juga tidak memerlukan rumah besar lagi tapi tanpa ada orang-orang yang saya kasihi di dalamnya. Setelah itu saya ikut dengan anak saya yang sulung.
Tapi apa yang saya dapatkan ? setiap hari mereka sibuk sendiri-sendiri dan kalaupun mereka ada di rumah tak pernah sekalipun mereka mau menyapa saya. Semua keperluan saya pembantu yang memberi. Untunglah saya selalu hidup teratur dari muda maka meskipun sudah tua saya tidak pernah sakit-sakitan.
Lalu saya tinggal dirumah anak saya yang lain. Saya berharap kalau saya akan mendapatkan sukacita idalamnya, tapi rupanya tidak. Yang lebih menyakitkan semua alat-alat untuk saya pakai mereka ganti, mereka menyediakan semua peralatan dari kayu dengan alasan untuk keselamatan saya tapi sebetulnya mereka sayang dan takut kalau saya memecahkan alat-alat mereka yang mahal-mahal itu. Setiap hari saya makan dan minum dari alat-alat kayu atau plastik yang sama dengan yang mereka sediakan untuk para pembantu dan anjing mereka. Setiap hari saya makan dan minum sambil mengucurkan airmata dan bertanya dimanakah hati nurani mereka?
Akhirnya saya tinggal dengan anak saya yang terkecil, anak yang dulu sangat saya kasihi melebihi yang lain karena dia dulu adalah seorang anak yang sangat memberikan kesukacitaan pada kami semua. Tapi apa yang saya dapatkan?
Setelah beberapa lama saya tinggal disana akhirnya anak saya dan istrinya mendatangi saya lalu mengatakan bahwa mereka akan mengirim saya untuk tinggal di panti jompo dengan alasan supaya saya punya teman untuk berkumpul dan juga mereka berjanji akan selalu mengunjungi saya.
Sekarang sudah 2 tahun saya disini tapi tidak sekalipun dari mereka yang datang untuk mengunjungi saya apalagi membawakan makanan kesukaan saya. Hilanglah semua harapan saya tentang anak-anak yang saya besarkan dengan segala kasih sayang dan kucuran keringat. Saya bertanya-tanya mengapa kehidupan hari tua saya demikian menyedihkan padahal saya bukanlah orangtua yang menyusahkan, semua harta saya mereka ambil. Saya hanya minta sedikit perhatian dari mereka tapi mereka sibuk dengan diri sendiri.
Kadang saya menyesali diri mengapa saya bisa mendapatkan anak-anak yang demikian buruk. Masih untung disini saya punya teman-teman dan juga kunjungan dari sahabat – sahabat yang mengasihi saya tapi tetap saya merindukan anak-anak saya.
Sejak itu sahabat saya selalu menyempatkan diri untuk datang kesana dan berbicara dengan sang opa.
Lambat laun tapi pasti kesepian di mata sang opa berganti dengan keceriaan apalagi kalau sekali-sekali teman saya membawa serta anak-anaknya untuk berkunjung.
Sampai hatikah kita membiarkan para orangtua kesepian dan menyesali hidupnya hanya karena semua kesibukan hidup kita.
Bukankah suatu haripun kita akan sama dengan mereka, tua dan kesepian ? Ingatlah bahwa tanpa Ayah dan Ibu, kita tidak akan ada di dunia dan menjadi seperti ini.
Jika kamu masih mempunyai orang tua, bersyukurlah sebab banyak anak yatim-piatu yang merindukan kasih sayang orang tua.


Suatu hari seorang sahabat saya pergi ke rumah orang jompo atau lebih terkenal dengan sebutan panti werdha bersama dengan teman-temannya. Kebiasaan ini mereka lakukan untuk lebih banyak mengenal bahwa akan lebih membahagiakan kalau kita bisa berbagi pada orang-orang yang kesepian dalam hidupnya.
Ketika teman saya sedang berbicara dengan beberapa ibu-ibu tua, tiba-tiba mata teman saya tertumpu pada seorang opa tua yang duduk menyendiri sambil menatap kedepan dengan tatapan kosong.
Lalu sang teman mencoba mendekati opa itu dan mencoba mengajaknya berbicara. Perlahan tapi pasti sang opa akhirnya mau mengobrol dengannya sampai akhirnya si opa menceritakan kisah hidupnya.
Si opa memulai cerita tentang hidupnya sambil menghela napas panjang. Sejak masa muda saya menghabiskan waktu saya untuk terus mencari usaha yang baik untuk keluarga saya, khususnya untuk anak-anak yang sangat saya cintai. Sampai akhirnya saya mencapai puncaknya dimana kami bisa tinggal dirumah yang sangat besar dengan segala fasilitas yang sangat bagus.
Demikian pula dengan anak-anak saya, mereka semua berhasil sekolah sampai keluar negeri dengan Biaya yang tidak pernah saya batasi. Akhirnya mereka semua berhasil dalam sekolah juga dalam usahanya dan juga dalam berkeluarga.
Tibalah dimana kami sebagai orangtua merasa sudah saatnya pensiun dan menuai hasil panen kami. Tiba-tiba istri tercinta saya yang selalu setia menemani saya dari sejak saya memulai kehidupan ini meninggal dunia karena sakit yang sangat mendadak. Lalu sejak kematian istri saya tinggallah saya hanya dengan para pembantu kami karena anak-anak kami semua tidak ada yang mau menemani saya karena mereka sudah mempunyai rumah yang juga besar. Hidup saya rasanya hilang, tiada lagi orang yang mau menemani saya setiap saat saya memerlukan nya.
Tidak sebulan sekali anak-anak mau menjenguk saya ataupun memberi kabar melalui telepon. Lalu tiba-tiba anak sulung saya datang dan mengatakan kalau dia akan menjual rumah karena selain tidak effisien juga toh saya dapat ikut tinggal dengannya. Dengan hati yang berbunga saya menyetujuinya karena toh saya juga tidak memerlukan rumah besar lagi tapi tanpa ada orang-orang yang saya kasihi di dalamnya. Setelah itu saya ikut dengan anak saya yang sulung.
Tapi apa yang saya dapatkan ? setiap hari mereka sibuk sendiri-sendiri dan kalaupun mereka ada di rumah tak pernah sekalipun mereka mau menyapa saya. Semua keperluan saya pembantu yang memberi. Untunglah saya selalu hidup teratur dari muda maka meskipun sudah tua saya tidak pernah sakit-sakitan.
Lalu saya tinggal dirumah anak saya yang lain. Saya berharap kalau saya akan mendapatkan sukacita idalamnya, tapi rupanya tidak. Yang lebih menyakitkan semua alat-alat untuk saya pakai mereka ganti, mereka menyediakan semua peralatan dari kayu dengan alasan untuk keselamatan saya tapi sebetulnya mereka sayang dan takut kalau saya memecahkan alat-alat mereka yang mahal-mahal itu. Setiap hari saya makan dan minum dari alat-alat kayu atau plastik yang sama dengan yang mereka sediakan untuk para pembantu dan anjing mereka. Setiap hari saya makan dan minum sambil mengucurkan airmata dan bertanya dimanakah hati nurani mereka?
Akhirnya saya tinggal dengan anak saya yang terkecil, anak yang dulu sangat saya kasihi melebihi yang lain karena dia dulu adalah seorang anak yang sangat memberikan kesukacitaan pada kami semua. Tapi apa yang saya dapatkan?
Setelah beberapa lama saya tinggal disana akhirnya anak saya dan istrinya mendatangi saya lalu mengatakan bahwa mereka akan mengirim saya untuk tinggal di panti jompo dengan alasan supaya saya punya teman untuk berkumpul dan juga mereka berjanji akan selalu mengunjungi saya.
Sekarang sudah 2 tahun saya disini tapi tidak sekalipun dari mereka yang datang untuk mengunjungi saya apalagi membawakan makanan kesukaan saya. Hilanglah semua harapan saya tentang anak-anak yang saya besarkan dengan segala kasih sayang dan kucuran keringat. Saya bertanya-tanya mengapa kehidupan hari tua saya demikian menyedihkan padahal saya bukanlah orangtua yang menyusahkan, semua harta saya mereka ambil. Saya hanya minta sedikit perhatian dari mereka tapi mereka sibuk dengan diri sendiri.
Kadang saya menyesali diri mengapa saya bisa mendapatkan anak-anak yang demikian buruk. Masih untung disini saya punya teman-teman dan juga kunjungan dari sahabat – sahabat yang mengasihi saya tapi tetap saya merindukan anak-anak saya.
Sejak itu sahabat saya selalu menyempatkan diri untuk datang kesana dan berbicara dengan sang opa.
Lambat laun tapi pasti kesepian di mata sang opa berganti dengan keceriaan apalagi kalau sekali-sekali teman saya membawa serta anak-anaknya untuk berkunjung.
Sampai hatikah kita membiarkan para orangtua kesepian dan menyesali hidupnya hanya karena semua kesibukan hidup kita.
Bukankah suatu haripun kita akan sama dengan mereka, tua dan kesepian ? Ingatlah bahwa tanpa Ayah dan Ibu, kita tidak akan ada di dunia dan menjadi seperti ini.
Jika kamu masih mempunyai orang tua, bersyukurlah sebab banyak anak yatim-piatu yang merindukan kasih sayang orang tua.
- See more at: http://duniabaca.com/renungan-untuk-yang-masih-muda-sebuah-cerita-motivasi.html#sthash.NmOidpGB.dpuf

Senin, 27 Juli 2015

Mungkin Anda Berfikir Hadist Ini Janggal, tapi Lihat dulu !!

HADITS YANG TERBUKTI SECARA ILMIAH

  1. Hadits Tentang Lalat.
Segala puji bagi Allah, kesejahteraan dan keselamatansemoga tercurah pada Rasulullah saw, keluarga dan Shahabatnya. Dalam hadits shahih bahwa Rasulullah saw bersabda:
إذا وقع الذباب في إناء أحدكم فليغمسه كله ثم ليطرحه، فإن في أحد جناحيه داء، وفي الآخر دواء. (رواه البخاري من حديث أبي هريرة)
Jika lalat hinggap di gelas kalian semua maka tenggelamkanlah kemudian buanglah, karena di salah satu sayapnya ada penyakit, dan sayap lainnya ada obat. Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah. Hadits yang mengandung 2 hal ini dikatakan tidak begitu dikenal pada ulama terdahulu:
Yang pertama: bahwa lalat pembawa penyakit dan hal ini dikenal oleh semua orang.
Yang kedua: tidak diketahui orang banyak bahwa sayap yang satunya membawa semacam anti-bakteri yang sangat baik juga. Penelitian ini ditulis oleh Dr Azzedine Jawwalah dengan subjek untuk mengatarkan apa yang kita bahas ini, ia mengatakan: sebelum mempelajari masalah ini perlu diingat hal berikut:
1 – Hal ini diketahui sejak lama bahwa beberapa serangga berguna sebagai ” obat” mungkin berada dalam satu serangga tunggal, karena itu sengat kalajengking ada racun yang “beguna” dan unsur unsur dari bagian racun itu mengandung manfaat, Karena itu para ilmuwan berkata: “Kami telah menemukan bahwa salah satu sayap lalat mengandung penyakit, dan sayap lainnya mengandung obat penyembuh sebagai keajaiban ciptaan Allah SWT dan bukti penciptaan yang nampak, seperti antara lain:lebah yang keluar minuman madu yang berguna dari perutnya dan mungkin dalam sengat kalajengking berakibat iritasi dan penyakit dan perlu obat bila terkena sengatnya.
2 – Dalam pengobatan: vaksin bisa ular beracun dibuat dari bisa serangga, kalajengking, atau bisa ular, namun manfaatnya dapat mengurangi nyeri kanker juga.
3 – obat modern diekstrak dari bahan kotoran sebagai obat yang penting sebagai seni pengobatan dengan pengolahan terbalik “Vabannslin” cetakan dari ekstrak, dan “streptomisin” dari debu kuburan …. Dll, atau lebih tepatnya dari cetakan jamur (spora) parasit dan debu kuburan.
Adapun yang terjadi, dengan alasan dan teori bahwa lalat kotor dari serangga ini memiliki bahan yang berguna mencegah penyakit, dimana parasit kotor atau bakteri itu dapat menjadi obat penyakit dan membunuh kuman yang juga dibawanya.
4 – Diketahui dalam seni bakteri bahwa bakteri “toksin ” adalah bahan yang terpisah dari bakteri, dan “toksin ” ini Jika masuk dalam tubuh hewan terbukti menjadi antibodi , dan memiliki kemampuan untuk menyabot toksin ” hingga toksin itu habis dimakan bakteri, yang disebut mikrobisida.
Apakah tidak mungkin mengatakan bahwa lalat itu memakan bakteri dari apa yang dimakan, jadi di dalam tubuh lalat, mikrobisida adalah objek antibodi, seperti tersebut di atas, dan memiliki kemampuan untuk menghancurkan mikroba patogen yang ditularkan oleh lalat pada makanan dan minuman, kalau lalat masuk makanan hanya perlu menangkapnya dan menenggelamkan kedalamnya kemudian membuangnya keluar maka antibodi akan-menghancurkan- Bakteri dan menghilangkan resiko terjadinya penyakit.
Selain apa yang telah dikatakan Dr Azzedine , suatu penelitian kedokteran Mesir yang dilakukan oleh Mahmoud Kamal dan Mohamed Abd El-Munim Hussein, menunjukkan apa yang diungkapkan hadist Nabi saw, mereka berkata: “Apa yang dikatakan literatur ilmiah: pada tahun 1871, ia menemukan Mr Jerman Brevled dari Universitas” Hale “di Jerman bahwasanya ada lalat rumah terinfeksi oleh genus parasit jamur yang disebut “Ambozamosqui” yaitu lalat yang ada parasit hidup sepanjang waktu dalam tubuhnya, kemudian ia melakukan penelitian di mana ia menemukan sejenis jamur yang bernama “Anthomofterali termasuk dalam” spesies yang paling penting berkembang pada jamur yang disebut Futurul Asyniyyah terkait dengan atau kesatuan, tipe jamur kedua disebut Futurul Asyniyyah Thafiliyyah, dan parasit ini menghabiskan hidupnya di lapisan lemak di dalam perut lalat berbentuk sel bulat di dalamnya terdapat ragi khusus yang akan disebutkan penjelasannya, kemudian sel bulat berubah menjadi panjang kemudian keluar dari lubang atau sendi antara cincin perut lalat dan berubah menjadi tubuh lalat.
Dan keluarnya sel tersebut adalah berfungsi untuk reproduksi jamur, dan fungsi ini, biji jamur terkumpul di dalam sel, dan hasilnya adalah meningkatkan tekanan internal sel, bahkan bila tekanan mencapai ke daya tertentu dimana tidak bisa ditahan maka dinding sel meledak dan menyebarlah bibit di luar dinding sel, biji ini memiliki pertahanan yang sangatkuat, biji ini menjaga jarak 2 cm di luar sel, dalam bentuk sebuah senapan mesin disertai dengan bahan peledak.
Pada kasus ini, jika kita melihat seekor lalat mati dan tertinggal di kaca maka kita lihat:
A – akan bertabur berbagai jamur disekitar kakat tersebut.
B – dan terlihat pada bagian ketiga dan terakhir dari perut lalat dan di punggung terdapat sel bahan peledak, yang keluar dari benih, termasuk kepala sel berbentuk persegi panjang yang lebih dari yang disebutkan.
Temuan sarjana modern mendukung pandangan “Brevld” dan menunjukkan sifat aneh dari jamur, yang hidup dalam perut lalat, termasuk:
1 – Pada tahun 1945, Professor dalam ilmu jamur yaitu “Langiron bahwa” mengungkapkan bahwa jamur ini selalu hidup dalam perut lalat dalam bentuk bundar yang di dalamnya terdapat ragi tertentu (enzim) sebuah degradasi yang kuat, bagian dari penyakit yang dibawa serangga-.
2 – Pada 1947-1950 memungkinkan para ilmuwan Inggris Arnestein, Cook, dan ilmuwan Roljus dari Swiss untuk mengisolasi substansi, disebut “Javasin” dikeluarkan dari jamur yang tinggal dalam lalat, dan dalam artikel ini mereka menunjukkan bahwa jamur ini membunuh anti-vital bakteri yang berbeda, termasuk bakteri gram negatif dan positif dan Aldesagntrella dan tifus .
3 – Pada tahun 1948, dikelola oleh Brian Curtis dan Hemeng dan Geevirs McGowan dari Britania untuk mengisolasi substansi anti-vital disebut “Klotezin” The Azloha untuk jamur berasal dari jamur genus yang sama yang hidup di lalat dan mempengaruhi bakteri gram negatif dan Kaltevoiid Aldisneytrella.
4 – Pada tahun 1949, memungkinkan 2 ilmuwan Ingris yaitu Komci dan Farmur dan ilmuwan lain dari Swiss, yaitu Garmand dan Ruth Athlnger dan Platz mengisolasi antigen dari vitalitas juga disebut “Aniatin” Azloha dari jamur termasuk jamur genus yang tinggal di lalat, dan menemukan pengaruh yang sangat efektif dan sangat kuat pada bakteri gram negatif dan beberapa jamur lain, disentri, tipus dan kolera.
5 – Pada tahun 1947 Movis mengisolasi bahan anti jamur –yang ditanam pada tubuh lalat yang sama, maka ditemukan pengaruh yang kuat terhadap kuman negatif, disentri, tipus dan sejenisnya, dan menemukan efek terhadap kuman penyebab timbulnya penyakit dari patogen yang kuat dengan masa inkubasi pendek, dan salah satu manfaat satu bahan ini dapat menyimpan lebih dari 1000 liter susu yang diberi kuman patogen tersebut.
Dari semua itu, dapat disimpulkan sebagai berikut:
A – lalat yang hinggap pada sampah dan kotoran dan bahan yang kotor, pada kaki-kakinya tentu membawa banyak kuman penyakit berbahaya.
B – lalat yang terbang pada makanan atau minuman tetapi kakinya tidak menyentuh maka tidak terkontaminasi oleh lalat pembawa penyakit ,bila menyentuh maka terkontaminasi racun dari dalam atau kuman penyakit.
T – Jika Anda mengambil lalat dari makanan dan dibuang tanpa mencelupkan ke dalam makanan atau minuman di tempat hinggapnya lalat, jika dimakan, tentu saja, tanpa disadari bakteri akan masuk, tumbuh dan berkembang, dan menyebabkan sakitnya.
W – Jika lalat tenggelam semua dalam makanan atau minuman apa yang terjadi? Jika terbenam semuanya maka terjadilah tekanan di dalam sel bawaan yang ada pada tubuh lalat kemudian muncul cairan di dalamnya yang meningkatkan tekanan dalam sel maka terjadilah ledakan dan keluar enzim pembawa kuman penyakit yang dihancurkan hingga mati karenanya, maka makanan atau minuman itu menjadi bersih dari kuman penyakit.
C – dan demikianlah ilmuwan melakukan riset untuk membuktikan hadits Nabi saw tentang pentingya menenggelamkan lalat dalam minuman atau makanan yang dihinggapi lalat agar keluar obat dari perutnya yang berfungsi sebagai vektor penyakit.
Dan Allah Maha Tahu.

Rabu, 29 April 2015

AL-FARUQ ( Umar Bin Khattab)

UMAR BIN KHATTAB : AL-FARUQ YANG DITAKUTI SYAITAN


Ya Allah…buatlah Islam ini kuat dengan masuknya salah satu dari kedua orang ini. Amr bin Hisham atau Umar bin Khattab.”

Itu adalah satu dari doa Rasulullah pada saat Islam masih dalam tahap awal penyebaran dan masih lemah. Doa itu segera dikabulkan oleh Allah. Allah memilih Umar bin Khattab sebagai salah satu pilar kekuatan islam, sedangkan Amr bin Hisham meninggal sebagai Abu Jahal.
Umar bin Khattab bin Nafiel bin Abdul Uzza atau lebih dikenal dengan Umar bin Khattab (bahasa Arab:عمر ابن الخطاب) adalah salah seorang sahabat Nabi Muhammad yang juga adalah khalifah kedua Islam (634-644). Umar juga merupakan satu di antara empat orang Khalifah yang digolongkan sebagai Khalifah yang diberi petunjuk (Khulafaur Rasyidin). Ia juga termasuk dalam 10 orang yang dijamin surga oleh Rasulullah SAW.
Umar bin Khattab dilahirkan 12 tahun setelah kelahiran Rasulullah SAW. Ayahnya bernama Khattab bin Nufail bin Abdul Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qarth bin razakh bin Adiy bin Ka’ab bin Lu’ay Al Qurasyiy Al ‘Adawiy dan ibunya bernama Hantamah binti Hasyim bin Mughirah bin Abdullah bin Umar bin Makhzum. Perawakannya tinggi besar dan tegap dengan otot-otot yang menonjol dari kaki dan tangannya, jenggot yang lebat dan berwajah tampan, serta warna kulitnya cokelat kemerah-merahan. Ia memiliki bola mata sangat merah, permukaan pipinya terkesan cekung, dan botak dibagian depan kepalanya. Ia juga memiliki tenaga yang sangat kuat. Wahab berkata, “Sifat Umar di dalam kitab Taurat disebutkan bahwa dia adalah tanduk yang terbuat dari besi, seorang pemimpin yang sangat tegas.”
Umar dilahirkan di kota Mekkah dari suku Bani Adi, salah satu rumpun suku Quraisy, suku terbesar di kota Mekkah saat itu. Keluarga Umar tergolong dalam keluarga kelas menengah, ia bisa membaca dan menulis, yang pada masa itu merupakan sesuatu yang langka. Umar juga dikenal karena fisiknya yang kuat dimana ia menjadi juara gulat di Mekkah, tepatnya di pasar Ukaz, dimana ia telah menumbangkan banyak sekali pemuda kuat dari seluruh kabilah Arab.
Sebelum memeluk Islam, Umar adalah orang yang sangat disegani dan dihormati oleh penduduk Quraish karena prestasinya di medan gulat pasar Ukaz, Mekkah.
Masa muda Umar dihabiskan untuk bersenang-senang, bertarung dan minum-minuman sampai mabuk. Meskipun suka menenggak minuman keras, kekuatan Umar tidak terpengaruh. Beberapa catatan mengatakan bahwa pada masa pra-Islam, Umar suka meminum anggur. Setelah menjadi seorang Muslim, ia tidak menyentuh alkohol sama sekali, meskipun belum diturunkan larangan meminum khamar (yang memabukkan) secara tegas.

Memeluk Islam
Ketika Muhammad menyebarkan Islam secara terbuka di Mekkah, Umar bereaksi sangat antipati terhadapnya, beberapa catatan mengatakan bahwa kaum Muslim saat itu mengakui bahwa Umar adalah lawan yang paling mereka perhitungkan, hal ini dikarenakan Umar yang memang sudah mempunyai reputasi yang sangat baik sebagai ahli strategi perang dan seorang prajurit yang sangat tangguh pada setiap peperangan yang ia lalui. Umar juga dicatat sebagai orang yang paling banyak dan paling sering menggunakan kekuatannya untuk menyiksa pengikut Muhammad SAW.
Pada suatu malam beliau datang ke Masjidil Haram secara sembunyi-sembunyi untuk mendengarkan bacaan shalat Nabi SAW. Waktu itu Nabi SAW membaca surat al-Haqqah. Umar bin Khattab kagum dengan susunan kalimatnya lantas berkata pada dirinya sendiri- “Demi Allah, ini adalah syair sebagaimana yang dikatakan kaum Quraisy.” Kemudian beliau mendengar Rasulullah SAW membaca ayat 40-41 (yang menyatakan bahwa Al Qur’an bukan syair), lantas beliau berkata, “Kalau begitu berarti dia itu dukun.” Kemudian beliau mendengar bacaan Nabi ayat 42, (Yang menyatakan bahwa Al-Qur’an bukan perkataan dukun.) akhirnya beliau berkata, “Telah terbetik lslam di dalam hatiku.” Akan tetapi karena kuatnya adat jahiliyah, fanatik buta, pengagungan terhadap agama nenek moyang, maka beliau tetap memusuhi Islam.
Kemudian, Umar memutuskan untuk mencoba membunuh Muhammad SAW, namun saat dalam perjalanannya ia bertemu dengan salah seorang pengikut Muhammad SAW bernama Nu’aim bin Abdullah yang kemudian memberinya kabar bahwa saudara perempuan Umar telah memeluk Islam, ajaran yang dibawa oleh Muhammad SAW yang ingin dibunuhnya saat itu. Karena berita itu, Umar terkejut dan pulang ke rumahnya dengan dengan maksud untuk menghukum adiknya, diriwayatkan bahwa Umar menjumpai saudarinya itu sedang membaca Al Qur’an (surat Thoha ayat 1-8), ia semakin marah akan hal tersebut dan memukul saudarinya. Ketika melihat saudarinya berdarah oleh pukulannya ia menjadi iba, dan kemudian meminta agar bacaan tersebut dapat ia lihat, diriwayatkan Umar menjadi terguncang oleh apa yang ia baca tersebut, beberapa waktu setelah kejadian itu Umar menyatakan memeluk Islam, tentu saja hal yang ini membuat hampir seisi Mekkah terkejut karena seseorang yang terkenal paling keras menentang dan paling kejam dalam menyiksa para pengikut Muhammad SAW kemudian memeluk ajaran yang sangat dibencinya tersebut.

Kehidupan dalam Islam
Menurut para ulama, ketika Umar memeluk agama Islam, maka agama Allah semakin kokoh. Hanya sejak ada Umarlah muslimin berani beribadah terang-terangan di Masjidil Haram, setelah sebelumnya selalu sembunyi-sembunyi. Umar adalah salah satu sahabat terdekat Rasulullah SAW. Putrinya yang bernama Hafshah menikah dengan Rasulullah SAW pada 625 H. Pada saat kekhalifaannya pun ia meningkatkan hubungan kekerabatannya dengan ahlul bait Nabi Muhammad SAW dengan menikahi Ummu Kultsum, putri Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra, putri Rasulullah SAW.
Nabi Muhammad SAW pernah berkata,”Aku datang bersama Abu Bakar dan ’Umar, aku keluar bersama Abu Bakar dan ’Umar, aku masuk bersama Abu Bakar dan ’Umar..”
Itu menandakan betapa tingginya kedudukan Umar bin Khattab di mata Nabi Muhammad SAW.
Ada beberapa ayat Al-Quran yang turun karena Umar bin Khattab.
Dari Anas radiyAllahu ‘anhu, dia berkata: Umar bin Khaththab radiyAllahu ‘anhu berkata, “Ideku sesuai dengan (ayat) Tuhanku ‘Azza wa Jalla dalam tiga hal. Aku pernah berkata, ‘Wahai Rasulullah, andai saja Anda menjadikan Maqam Ibrahim sebagai tempat shalat’. Maka diturunkan ayat Al Qur’an, ‘…Dan jadikanlah sebahagian Maqam Ibrahim tempat shalat…’(QS Al Baqarah(2):125. Aku pernah berkata, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya orang yang berkunjung kepada istri-istrimu itu ada yang baik dan ada pula yang durhaka. Andai saja Anda menyuruh mereka untuk memakai hijab’. Maka diturunkanlah ayat Al Qur’an tentang hijab. Para Istri Rasulullah juga pernah berkumpul karena cemburu kepada Rasulullah. Maka aku berkata, ‘ Andai saja Tuhannya Rasulullah menceraikan kalian kemudian menggantikan untuk beliau beberapa orang istri yang lebih baik dibandingkan dengan kalian’. Lalu turunlah ayat mengenai hal itu.”(HR. Bukhari-Muslim)
Pada tahun 622 M, Umar ikut bersama Muhammad SAW dan pemeluk Islam lain berhijrah (migrasi) ke Yatsrib (sekarang Madinah). Tidak seperti yang lain yang hijrah secara sembunyi-sembunyi, Umar melakukan thawaf tujuh kali, lalu naik ke atas Ka’bah. ”Wahai Quraisy,” katanya. ”Hari ini putera Al Khaththab akan berhijrah.Barangsiapa yang ingin isterinya menjanda, anaknya menjadi yatim, atau ibunya berkabung tanpa henti, silakan hadang ’Umar di balik bukit ini!”
Umar adalah lelaki yang sangat pemberani, memiliki julukan yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW yaitu Al-Faruk yang berarti orang yang bisa memisahkan antara kebenaran dan kebatilan.
Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim bahwa Sa’ad bin Abi Waqqash ra berkata, Rasulullah SAW bersabda:”Wahai ibnu al-Khattab (‘Umar), demi Allah yang jiwaku berada ditangan-Nya, tidaklah setan menemuimu berjalan di satu jalan melainkan ia mengambil jalan lain yang bukan jalanmu”(HR. Bukhari dan Muslim).
Dari ‘Aisyah r.a berkata : ” Adalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam duduk, kemudian kami mendengar suara gaduh dan suara anak-anak, kemudian Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berdiri tatkala orang Habasyah menari, dan anak-anak mengelilinginya, Nabi bersabda: Hai ‘Aisyah kemari dan lihatlah, maka akupun datang dan aku berlindung di belakang pundak Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, dan bersabda:” Apakah kamu senang? Apakah kamu puas? ‘Aisyah menjawab: ” tidak” aku sungguh aku melihat tempatku disampingnya. Tiba-tiba Umar ibn Khattab datang, : ‘Aisyah berkata : Maka orang-orang  bercerai berai darinya : ‘Aisyah berkata, Rasulullah bersabda: “Sungguh aku melihat setan-setan jin dan manusia , lari terbirit-birit ketika melihat Umar, maka aku pun pulang , ujar ‘Aisyah. (H.R al-Tirmidzi)
Ia juga terlibat pada perang Badar, Uhud, Khaybar serta penyerangan ke Syria. Ia dianggap sebagai seorang yang paling disegani oleh kaum Muslim pada masa itu karena selain reputasinya yang memang terkenal sejak masa pra-Islam, juga karena ia dikenal sebagai orang terdepan yang selalu membela Muhammad SAW dan ajaran Islam pada setiap kesempatan yang ada bahkan ia tanpa ragu menentang kawan-kawan lamanya.

Sebagai Amirul Mukminin
Umar menjadi khilafah kedua Islam setelah Abu Bakar berdasarkan wasiat beliau. Ia memiliki gelar amirul mukminin (pemimpin para mukmin) dan berkuasa selama sepuluh tahun. Kekuasaan Islam tumbuh dengan sangat pesat di masa Umar bin Khattab, terutama perluasan wilayah. Ia meneruskan usaha khalifah Abu Bakar dan berhasil menaklukkan Persia, wilayah Romawi di Arab, dan Jerusalem.
Umar dikenal dari gaya hidupnya yang sederhana, alih-alih mengadopsi gaya hidup dan penampilan para penguasa di zaman itu. Selain itu, Umar bin Khattab adalah seorang ahli ibadah.
Dari Ibnu Umar radiyAllahu ‘anhuma, dia berkata,” Umar tidak meninggal dunia sampai beliau telah menunaikan Ibadah puasa secara terus-menerus.”
Dari Sa’id bin Al Musayyib, dia berkata, “Umar senang sekali melakukan Ibadah shalat ditengah malam, tepatnya dipertengahan malam.”
Umar bin Khattab meninggal pada 644 M karena dibunuh seorang Persia bernama Abu Lu’luah ketika hendak mengimami sholat Subuh.

Keluarga
Diantara putra-putri Umar bin Khaththab yang berasal dari istrinya yang bernama Zainab binti Mazh’un adalah Abdullah, Abdurrahman, dan Hafshah dan Ruqayyah. Dari istrinya yang bernama Ummu Kultsum binti Jarul adalah Zaid Al Ashgar dan Ubaidillah. Dari Istrinya yang bernama Jamilah hanya memilki satu orang putra yang bernama Ashim. Dari istrinya yang bernama Lahiyyah juga hanya seorang putra yang bernama Abdurrahman Al Ausath. Dari Istrinya yang merupakan Ummu Walad (hamba sahaya wanita yang digauli tuannya -penerj.) juga membuahkan seorang putra yang bernama Abdurrahman Al Ashgar. Dari istrinya yang bernama Fakihah hanya mendapatkan seorang putri yang bernama Fatimah.

Kata-kata Mutiara Umar bin Khattab     
                            
  1. Jika engkau menemukan cela pada seseorang dan engkau hendak mencacinya, maka cacilah dirimu. Karena celamu lebih banyak darinya.
  2. Bila engkau hendak memusuhi seseorang, maka musuhilah perutmu dahulu. Karena tidak ada musuh yang lebih berbahaya terhadapmu selain perut.
  3. Bila engkau hendak memuji seseorang, pujilah Allah. Karena tiada seorang manusia pun lebih banyak dalam memberi kepadamu dan lebih santun lembut kepadamu selain Allah.
  4. Jika engkau ingin meninggalkan sesuatu, maka tinggalkanlah kesenangan dunia. Sebab apabila engkau meninggalkannya, berarti engkau terpuji.
  5. Bila engkau bersiap-siap untuk sesuatu, maka bersiaplah untuk mati. Karena jika engkau tidak bersiap untuk mati, engkau akan menderita, rugi ,dan penuh penyesalan.
  6. Bila engkau ingin menuntut sesuatu, maka tuntutlah akhirat. Karena engkau tidak akan memperolehnya kecuali dengan mencarinya.     

"semoga bermanfaat untuk kita semua"                                                                              

Senin, 02 Maret 2015

perkenalan

alhamdulillah akhirnya udah punya blog sendiri di awal-awal masa perkuliahan... buat tambah-tambah kesibukan :D walaupun saya sudah terlalu sibuk dengan kuliah dan kerja saya. butuh perjuangan memang kuliah sama kerja itu lho.. puluhan lamaran sudah tak masukan tapi hampir semuanya menolak setelah interview ketika mengetahui aku kuliah hehe.. yahhh sebagai perkenalan saya mahasiswa kelas sore di universitas semarang.. umur baru 18 tahun kok ! yang pasti berasal dari Pati Browww !! Kota seribu paranormal ! dann sampe sekarang belum pernah pacaran lho alias jomblo mabrur hhhhhh.. yahh sudah gitu dulu aja mau ngelanjutin tugas kuliah !